Manusia dan Pandangan Hidup
Setiap
manusia pasti mempunyai pandangan hidup, karena pandangan hidup itu dapat
menentukan masa depan seseorang. Jadi pandangan hidup itu dapat diartikan
sebagai pendapat atau pertimbangan yang
dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup di dunia. Jika
seseorang tidak mempunyai pandangan hidup, maka ia akan tidak jelas dalam
hidupnya, karena kalau kita mempunyai pandangan hidup, maka kita akan mempunyai
pedoman, arahan, atau petunjuk untuk menjalani hidup di dunia ini menjadi lebih
baik.
Pandangan hidup juga bisa diartikan
yaitu dengan mengagumi seseorang dan mencontoh kebaikan orang tersebut, maka
secara tidak langsung kita bisa menganggap orang tersebut menjadi salah satu pedoman hidup kita. Misalnya jika kita
mengagumi sesorang karena keberhasilannya dalam bekerja. Maka kita akan
mencontoh kebaikan dan hal-hal positif yang dilakukan orang tersebut, agar kita
bisa menjadi sukses seperti mereka atau menjadi lebih baik lagi dengan cara
kita sendiri dan tetap menjadi diri kita sendiri.
Pandangan hidup juga mempunyai unsur-unsur yaitu cita-cita,
kebajikan, usaha, keyakinan / kepercayaan. Yang dimaksud dengan cita-cita
adalah suatu keinginan manusia yang dapat dicapai dengan usaha, kerja keras dan
perjuangan. Sedangkan tujuan yang akan dicapai adalah kebajikan. Kebajikan itu
adalah segala sesuatu hal yang baik yang dapat membuat manusia hidup makmur, bahagia, damai dan tentram. Usaha
atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan.
Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmani, dan
kepercayaan kepada Tuhan.
No comments:
Post a Comment