Thursday, November 1, 2012

Ilmu Budaya Dasar - Manusia dan Penderitaan



Manusia dan Penderitaan

Menurut saya penderitaan adalah menanggung atau menjalani sesuatu yang sangat tidak menyenangkan. Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Namun, peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang, belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Namun disisi lain suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.
Tujuan manusia hidup di dunia adalah mendapatkan kebahagiaan/kenikmatan, sedangkan penderitaan adalah sesuatu yang selalu dihindari oleh manusia. Oleh karena itu, penderitaan harus dibedakan dengan kenikmatan, dan penderitaan itu sendiri sifatnya ada yang lama dan ada yang sementara. Hal ini berhubungan dengan penyebabnya. Macam-macam penderitaan menurut penyebabnya, antara lain: penderitaan karena alasan fisik, seperti bencana alam, penyakit dan kematian; penderitaan karena alasan moral, seperti kekecewaan dalam hidup, matinya seorang sahabat, kebencian orang lain, dan seterusnya.Semua ini menyangkut kehidupan duniawi dan tidak mungkin disingkirkan dari dunia dan dari kehidupan manusia.
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan. Siksaan yang sifatnya psikis bisa berupa kebimbangan, kesepian, ketakutan. Ketakutan yang berlebihan yang tidak pada tempatnya disebut phobia. Sedangkan penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan hidup, sehingga yang bersangkutan bertingkah secara kurang wajar.
Oleh karena itu, manusia memang tidak selamanya selalu mendapatkan kenikmatan dalam hidupnya. Terkadang kehidupan selalu diselingi dengan adanya penderitaan, siksaan dll dan itu akan terjadi pada setiap makhluk hidup terutama manusia. Tetapi penderitaan tidak selamanya berpengaruh negatif dan merugikan, penderitaan juga merupakan energi pendorong untuk menciptakan manusia-manusia besar.

No comments:

Post a Comment